RSS

Metode Penyusutan Aktiva Tetap

12 May

PENYUSUTAN AKTIVA TETAP

1. Metode Garis Lurus (Straight Line Method)

Dalam metode ini penentuan besar penyusutan setiap tahun selama umur            ekonomis sama besar, shg jika dibuatkan grafiknya thd waktu, dan akumulasi   biaya akan berupa garis lurus.

2. Metode Tarif Tetap atas Nilai Buku

Pada metode ini, penentuan besar penyusutan dilakukan dengan cara     pengalokasian harga perolehan AT dgn persentase ttt dr nilai buku utk setiap     periode akuntansi. Ada dua cara yakni dgn metode saldo menurun dan metode      saldo menurun ganda.

Cara Menghitung:

1. Metode Garis Lurus (Straight Line Method)

Besar penyusutan tiap tahun dapat dihitung dgn rumus:

Besar Penyusutan = Harga Perolehan-Nilai Sisa

Umur Ekonomis

Contoh:

Tgl 1 Agustus 2000 PT ABC membeli sebuah mobil Toyota Kijang seharga Rp             170.000.000,-. Untuk biaya balik  nama, pengujian, dan keperluan lainnya dibayar    Rp. 5.000.000,-. Mobil tsb ditaksir memiliki umur ekonomis 5 tahun dengan nilai       sisa Rp 50.000.000,-

Diminta:

Hitunglah penyusutan pada tahun 2000

Buatlah tabel penyusutan selama 5 tahun

Penyelesaian:

Penyusutan th 2000 dihitung dari tgl 1 Agustus 2000 s/d 31 Des 2000 = 5 bulan:

Besar Penyusutan th 2000 =  5  x (175.000.000-50.000.000)

12                      5

=  11.250.000

Tabel Penyusutan tahun 2000-2005

Tahun

Harga Penyusutan

Besar Penyusutan

Akumulasi Penyusutan

Nilai Buku

2000 175.000.000  11.250.000  11.250.000 163.750.000
2001 175.000.000  38.250.000  38.250.000 136.750.000
2002 175.000.000  65.250.000  65.250.000 109.750.000
2003 175.000.000  92.250.000  92.250.000  82.750.000
2004 175.000.000 119.250.000 119.250.000  55.750.000
2005 175.000.000 135.000.000 135.000.000  40.000.000

2. Metode Tarif Tetap atas Nilai Buku

     a. Metode Saldo Menurun (Declining Balance Method)

Langkah2 perhitungan:

1. Tentukan tarif penyusutan

Tarif = 1- ns  1/n 

hp

Tentukan besar penyusutan

Besar Penyusutan = Tarif x Nilai Buku

Nilai Buku  = Harga Perolehan – Akumulasi Penyusutan

Contoh:

Tgl 1 Feb 2001 PT ABC membeli sebuah mesin bubut Rp 350.000.000,-. Untuk          biaya pemasangan dan keperluan lainnya dibayar Rp 10.000.000. Mesin tsb     ditaksir memiliki umur ekonomis 8 tahun dgn nilai sisa Rp. 60.000.000,-.

Diminta :

a. Hitunglah penyusutan pada tahun 2001

b. Buatlah tabel penyusutan selama 8 tahun

Cara menghitung

Penyelesaian:

Tarif = 1 – (60.000.000/360.000.000) 1/8 = 0,20066 = 20,07 %

a. Penyusutan tahun 2001 dihitung dari tanggal 1 Feb 2001 s.d   31 Des 2001 = 11 bulan

Besar penyusutan tahun 2001

=11/12 x 20,06 % x 360.000.000                                      = 66.198.000

Untuk tahun 2002 s.d 2008

Besar Penyusutan = Tarif x Nilai Buku

Besar Penyusutan tahun 2009 = 1/12 x 20,06 % x 61.291.995

= 1.024.596

b. Tabel Penyusutan tahun 2001 – 2009

Tahun Harga Perolehan Besar Penyusutan Akumulasi Penyusutan Nilai Buku
2001 360.000.000 66.198.000 66.198.000 293.802.000
2002 360.000.000 58.936.681 125.134.681. 234.865.319
2003 360.000.000 47.113.983 172.248.664 187.751.336
2004 360.000.000 37.662.918 209.911.582 150.088.418
2005 360.000.000 30.107.737 240.019.319 119.980.681
2006 360.000.000 24.068.125 264.087.443 95.912.557
2007 360.000.000 19.240.059 283.327.502 76.672.498
2008 360.000.000 16.380.603 298.708.005 61.291.996
2009 360.000.000 1.024.598 299.732.603 60.267.397


b. Metode Saldo Menurun Ganda (Double Declining Method)

             Langkah2 Perhitungan:

1. Tentukan Tarif penyusutan

Tarif = 2 x (100%/UE)

Cara cepat bimbelà

NB = HP x ( 1-tarif)

                                         hp  

2. Besar Penyusutan = Tarif  x Nilai Buku

Nilai Buku = Harga Perolehan – Akumulasi Penyusutan

Tarif = 2 x (100%/8)

= 25 %

  1. Penyusutan th 2001 dihitung tgl 1 Feb 2001 s.d 31 Des 2001 = 11 bulan

Besar penyusutan th 2001 = 11/12 x 25 % x 360.000.000 = 82.500.000

Untuk th 2002 s.d 2008

Besar penyusutan ke n = tarif x nilai buku n-1

Besar penyusutan th 2009 = 1/12 x 25 % x 37.041.779             =771.704

b. Tabel Penyusutan th 2001-2009

Tahun Harga Perolehan Besar Penyusutan Akumulasi Penyusutan Nilai Buku
2001 360.000.000 82.500.000 82.500.000 277.500.000
2002 360.000.000 69.375.000 151.875.000 208.125.000
2003 360.000.000 52.031.250 203.906.250 156.093.750
2004 360.000.000 39.023.438 242.929.688 117.070.313
2005 360.000.000 29.267.578 272.197.266 87.802.734
2006 360.000.000 21.960.684 294.147.949 65.852.061
2007 360.000.000 16.463.013 310.610.962 49.389.038
2008 360.000.000 12.347.260 322.958.221 37.041.779
2009 360.000.000 771.704 323.729.926 36.270.075

 

3. Metode Jumlah Angka Tahun (Sum of the years Digits Method)

Langkah-langkah perhitungan:

1. Tentukan jumlah angka tahun (JAT)

JAT = nx ((n+1)/2)

2. Tentukan besar penyusutan

Besar Penyusutan = AT  x  (HP-NS)

JAT

Contoh: Tanggal 1 Mei 2000 CV ABC membeli sebuah mesin 9fotocopy seharga Rp. 50.000.000. mesin fotocopy tsb ditaksir memiliki umur ekonomis 4 tahun dgn nilai sisa Rp. 5.000.000.-

Diminta:

a. Hitung Penyusutan tahun 2000-2005

b. Buatlah tabel penyusutan

Cara menghitung

Penyelesaian:

JAT = 4 x (4+1)  = 10  atau  JAT  = 4+3+2+1 = 10

2

Angka Tahun Terbalik dijabarkan

4

3

2

1

Angka Tahun ke

I

II

III

IV

a. Penyusutan tahun 2000 dihitung dr tgl 1 Mei 2000 s.d 31 des 2000 = 8 bulan

Penyusutan tahun 2000

Besar Penyusutan = 8/12 x 4/10 x (50.000.000 – 5.000.000)

= 12.000.000

Penusutan Tahun 2001

Besar Penyusutan=

4/12 x 4/10 x (50.000.000-5.000.000) = 6.000.000

8/12 x 3/10 x (50.000.000-5.000.000) = 9.000.000

15.000.000

Penyusutan tahun 2002

Besar Penyusutan =

4/12 x 3/10 x (50.000.000-5.000.000) = 4.500.000

8/12 x 2/10 x (50.000.000-5.000.000) = 6.000.000

10.500.000

Penyusutan tahun 2003

Besar Penyusutan =

4/12 x 2/10 x (50.000.000-5.000.000) = 3.000.000

8/12 x 1/10 x (50.000.000-5.000.000) = 3.000.000

6.000.000

Penyusutan tahun 2004

Besar penyusutan =

4/12 x 1/10 x (50.000.000-5.000.000) = 1.500.000

B. Tabel Penyusutan

Tahun Harga Perolehan Besar Penyusutan Akumulasi Penyusutan Nilai Buku
2000 50.000.000 12.000.000 12.000.000 38.000.000
2001 50.000.000 15.000.000 27.000.000 23.000.000
2002 50.000.000 10.500.000 37.500.000 12.500.000
2003 50.000.000 6.000.000 43.500.000 6.500.000
2004 50.000.000 1.500.000 45.000.000 5.000.000

4. Metode Unit Produksi (Unit of Production Method)

Caranya:

Tentukan besar penyusutan = produksi nyata x (HP-NS) / kapasitas produksi

Contoh:

Sebuah mesin dibeli seharga Rp. 250.000.000,- ditaksir memiliki umur ekonomis selama 5 tahun atau 500.000 jam kerja dan diperkirakan memiliki nilai sisa sebesar Rp. 50.000.000,-. Hitunglah besar penyusutan bila diketahui jam kerja setiap tahun sbb:

Tahun ke 1 = 100.000 jam

Tahun ke 2 = 120.000 jam

Tahun ke 3 = 130.000 jam

Tahun ke 4 = 80.000 jam

Tahun ke 5 = 70.000 jam

Penyelesaian:

Besar Penyusutan tahun 1 =

100.000 x 250.000.000 – 50.000.000 = Rp. 40.000.000

500.000

Besar Penyusutan tahun 2 =

120.000 x 250.000.000 – 50.000.000 = Rp. 48.000.000

500.000

Besar Penyusutan tahun 3 =

130.000 x 250.000.000 – 50.000.000 = Rp. 52.000.000

500.000

Besar Penyusutan tahun 4 =

80.000 x 250.000.000 – 50.000.000 = Rp. 32.000.000

500.000

Besar Penyusutan tahun 5 =

70.000 x 250.000.000 – 50.000.000 = Rp. 28.000.000

500.000

 
Leave a comment

Posted by on 12 May 2011 in Akuntansi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: